Beranda Tentang Kami Pelayanan Download Hubungi Kami Indonesia English

Oleh:
drg. Ni Luh Suryati

Editor & Layout:
Tim Web UPT.Puskesmas Kuta I

PENTINGNYA KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA IBU HAMIL cc
 

Kamis, 29 September 2016 DiaradAnak Dengan Zinc

Kesehatan gigi pada ibu hamil sangatlah penting untuk menghindari resiko kelahiran bayi prematur. Karena itu, seorang ibu hamil harus melakukan langkah perawatan gigi yang tepat.Kesehatan gigi pada ibu hamil sangatlah penting karena penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang mempunyai penyakit gigi dan gusi memiliki resiko kelahiran prematur dengan berat badan bayi yang rendah.

Diperkirakan ada sekitar 18 dari setiap 100 kelahiran prematur yang dipicu oleh penyakit periodontal yang merupakan infeksi kronis pada gusi dan gigi. Karenanya, ibu hamil sangat dianjurkan untuk melakukan perawatan gigi yang tepat demi menghindari resiko tersebut.

Beberapa hal yg perlu diperhatikan pada bumil:       

1. Trimester I (masa kehamilan 0 - 3 bulan)

  • Pada waktu mual hindarilah menghisap permen atau mengulum permen terus-menerus Hindari minum obat anti muntah, obat dan jamu penghilang rasa sakit tanpa persetujuan dokter
  • Penyedia pelayanan kebidanan dapat menyarankan : - Makanlah dalam jumlah kecil makanan bergizi sepanjang hari.
    - Kumur dengan secangkir air ditambah satu sendok teh soda kue (sodium bicarbonate) setelahmuntah untukmenetralisir asam.
    - Mengunyah permen karet tanpa gula yang mengandung xylitol setelah makan.
    - Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi yang mengandung fluor untuk mencegah kerusakan permukaan gigi. 

2. Trimester II (masa kehamilan 4 - 6 bulan)
Terjadi perubahan hormonal dan faktor lokal (plak) dapat menimbulkan kelainan dalam rongga mulut, antara lain: peradangan pada gusi dan timbulnya benjolan  pada gusi antara 2 gigi  (epulis gravidarum)

3. Trimester III (masa kehamilan 7 - 9 bulan)
Benjolan pada gusi antara 2 gigi ( Epulis Gravidarum ) diatas mencapai uncaknya pada bulan  ke 7 atau ke 8. Meskipun keadaan ini akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan, kesehatan gigi dan mulut tetap harus dipelihara.

4. Manifestasi kelainan gingiva di rongga mulut antara lain:                                             

  • Gingivitis Kehamilan (Pregnancy Gingivitis) : Gusi terlihat lebih merah dan mudah berdarah ketika menyikat gigi

  • Granuloma Kehamilan (Epulis Gravidarum) :  suatu pembentukan pertumbuhan berlebih pada gingiva seperti tumor. Istilah yang digunakan untuk keadaan ini adalah pregnancy tumor atau tumor kehamilan, epulis gravidarum ataupun granuloma kehamilan.

Hal-hal yang  harus  diwaspadai

Ada beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh ibu hamil dalam   perawatan kesehatan, antara lain:

  • Pencabutan gigi pada ibu hamil apabila sangat diperlukan dapat dilakukan pada umur hamilan  trimester II (4-6 bulan), sedangkan penambalan dan pembersihan karang gigi dapat dilakukan selama masa kehamilan.
  • Ibu hamil tidak boleh makan/minum obat sembarangan tanpa resep/nasehat/pengawasan dari dokter/dokter gigi,
  • Sebaiknya tidak melakukan prosedur dental x-ray jika tidak dalamkeadaan darurat.

Berikut adalah beberapa langkah perawatan kesehatan gigi pada ibu hamil:

  1. Sikat gigi, dua kali sehari pada pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur dengan sikat lembut dan pasta gigi berflouride.
  2. Bersihkan gigi dengan benang gigi  sekali sehari. Konsumsi makanan  yang kaya vitamin  dan mineral.
  3. Hindari makanan bergula yang dapat  menyebabkan gigi berlubang.
  4. Jangan minum minuman asam yang akan mengikis gigi.
  5. Periksakan kesehatan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Selain melakukan langkah perawatan gigi tersebut, ibu hamil juga perlu mengetahui bahwa selama masa kehamilan mereka mengalami perubahan hormon yang drastis. Perubahan hormon tersebut cenderung menyebabkan mual dan muntah serta gusi berdarah. Jika terjadi mual dan muntah, biasanya akan ada asam tertinggal di mulut yang dapat merusak gigi. Untuk menghilangkannya, berkumurlah dengan secangkir  air putih ditambah satu sendok teh soda kue (sodium bicarbonate) untuk menetralkan asam dalam mulut, jangan buru­buru menyikat gigi. Obat kumur juga bisa menjadi alternatif mengatasi gusi berdarah.

Kemudian, ketika Anda berkunjung ke dokter gigi untuk memeriksakan kesehatan gigi Anda, beritahu dokter bahwa Anda sedang hamil. Dengan begitu dokter dapat menunda perawatan yang menggunakan x­ray. Penanganan gigi dengan x­ray dikhawatirkan dapat mengganggu keselamatan bayi. Dokter juga mungkin akan memilihkan obat­obatan yang aman untuk bayi Anda. Semoga informasi seputar kesehatan gigi ibu hamil ini bermanfaat untuk Anda.

 

Sumber: - Materi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petugas  Kesehatan gigi dan mulut
            - Pepsodent Twitter, PT.Unilever Indonesia TBK

 

 

 

 

 

Pemerintah Kabupaten Badung
Dinas Kesehatan

UPT. Puskesmas Kuta I

Jl. Raya Kuta No. 117, Badung, Bali, Indonesia
Telp. (0361) 751311
Email: info@puskesmaskutasatu.com