Beranda Tentang Kami Pelayanan Download Hubungi Kami Indonesia English

Oleh:
dr. A.A. Gde Putra Semara Jaya


Lima Langkah Tuntaskan Diare
 

Minggu, 3 April 2011

Penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, karena angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan buku Pedoman Pengendalian Penyakit Diare berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1216/MENKES/ SK/VI/2001.

Lima Langkah Tuntaskan Diare (Lintas Diare)

1. Berikan oralit
2. Berikan tablet zinc selama 10 hari berturut-turut
3. Teruskan ASI dan pemberian makan
4. Berikan antibiotik secara selektif
5. Berikan nasihat pada ibu / keluarga

Penjelasan Singkat Lima Langkah Tuntaskan Diare

  1. Oralit, berikan oralit segera bila anak diare, untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi.
  2. Zinc diberikan selama 10 hari berturut-turut, untuk mengurangi lama dan beratnya diare, mencegah berulangnya diare selama 2-3 bulan. Zinc juga dapat mengembalikan nfsu makan anak.
  3. ASI dan makanan tetap diberikan sesuai umur anak dengan menu yang sama pada waktu anak sehat, untuk mencegah kehilangan berat badan serta pengganti nutrisi yang hilang.
  4. Antibiotik hanya diberikan pada diare berdarah, kolera, dan diare dengan masalah lain.
  5. Segera kembali ke petugas kesehatan jika ada demam, tinja berdarah, muntah berulang, makan atau minum sedikit, sangat haus, diare makin sering, atau belum membaik dalam 3 hari.

Definisi

Diare adalah suatu kondisi dimana seseorang buang air besar denagn konsistensi lembek atau cair, bahkan dapat berupa air saja dan frekuansinya lebih sering (biasanya tiga kali atau lebih) dalam satu hari.

Penyebab


Klasifikasi

Diare akut adalah diare yang berlangsung kurang dari 14 hari, sementara diare persisten atau kronis adalah diare yang berlangsung lebih dari 14 hari.

Derajat Dehidrasi

Diare dapat terjadi tanpa dehidrasi, dengan dehidrasi ringan/sedang, dan dengan dehidrasi berat.

Rencana Terapi berdasarkan Derajat Dehidrasi

Rencana Terapi A : untuk diare tanpa dehidrasi
Rencana Terapi B : untuk diare dengan dehidrasi ringan/sedang
Rencana Terapi C : untuk diare dengan dehidrasi berat

Cara Pemberian Obat Zinc

  • Pastikan semua anak yang menderita diare mendapatkan obat zinc selama 10 hari berturut-turut.
  • Dosis obat zinc (1 tablet = 20 mg): umur kurang dari 6 bulan ½ tablet per hari, umur 6 bulan ke atas 1 tablet per hari.
  • Larutkan teblet dalam satu sendok air matang atau ASI (tablet mudah larut ± 30 detik), segera berikan pada anak.
  • Bila anak muntah sekita setengah jam setelah pemberian obet zinc, ulangi pemberian dengan cara memberikan potongan lebih kecil dilarutkan beberapa kali hingga satu dosis penuh.
  • Bila anak menderita dehidrasi berat dan memerlukan cairan infus, tetap berikan obat zinc segera setelah anak bisa minum atau makan.

Pertolongan Pertama

Untuk mencegah dehidrasi sebelum anak dibawa ke sarana kesehatan, berikan oralit. Bila tidak tersedia berikan cairan rumah tangga, misalnya: air tajin, kuah sayur, sari buah, air teh, air matang, dan lain-lain.

Pencegahan yang Benar dan Efektif

  • Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan diteruskan sampai 2 tahun.
  • Memberikan makanan pendamping ASI sesuai umur.
  • Memberikan minum air yang sudah direbus dan menggunakan air bersih yang cukup.
  • Mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum makan, sesudah buang air besar, sebelum menyiapkan makanan anak, dan sebelum menyusui.
  • Buang air besar di jamban.
  • Membuang tinja bayi dengan benar.
  • Memberikan imunisasi campak.


Sumber:
Buku Pedoman Pengendalian Penyakit Diare, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, 2010.



Pemerintah Kabupaten Badung
Dinas Kesehatan
UPT. Puskesmas Kuta I

Jl. Raya Kuta No. 117, Badung, Bali, Indonesia
Telp. (0361) 751311, Fax. (0361) 764735
Email: info@puskesmaskutasatu.com