Beranda Tentang Kami Pelayanan Download Hubungi Kami Indonesia English

Oleh:
Ni Ketut Yudiasih , Amd.Kep

Editor & Layout:
Tim Web UPT.Puskesmas Kuta I

SKIZOFRENIA c
 

Senin, 26 September 2016 DiaradAnak Dengan Zinc

Pengertian
Skizofrenia adalah gejala psikotik yang berlangsung lebih dari dari 1 bulan.

Keluhan

Pasien / keluarga mungkin datang dengan keluhan : kesulitan berfikir dan berkonsentrasi,laporan tentang mendengar suara- suara yang tidak ada sumbernya, keyakinan yang aneh, misalnya memiliki kekuatan supra natural, merasa dikejar- kejar, keluhan fisik yang tidak biasa / aneh , misalnya merasa ada hewan atau obyek yang tidak lazim di dalam tubuhnya, menarik diri,hygiene atau kebersihan buruk atau perilaku aneh.

Pedoman diagnostik
Terdapat problem kronik dengan gambaran : penarikan diri secara sosial , minat atau motivasi rendah , pengabaian diri, gangguan berfikir yang tampak dari pembicaraan yang tidak terangkai atau aneh.


Epesode periodik berupa
Agitasi atau kegelisahan , perilaku aneh , halusinasi misalnya mendengar suara bisikan di telinga ,delusi yaitu keyakinan yang salah yang tidak sesuai dengan kenyataan, misalnya merasa mau diracuni oleh keluarga, menerima pesan melalui televisi.


Penanganan
Informasikan kepada keluarga bahwa perilaku aneh dan agitasi adalah gejala penyakit jiwa, gejala dapat hilang timbul. Oleh karena itu keluarga perlu mengantisipasinya dengan memberikan obat secara teratur dan memeriksakan ke sarana kesehatan.   
Dorong pasien untuk berfungsi pada taraf yang optimal dalam pekerjaan dan kegiatan sehari-hari. Kurangi stress pada pasien dengan tidak berargumentasi terhadap pikirannya yang psikotik dan hindari konfrontasi atau mengeritik.
Pada saat gejala berat sebaiknya istirahat dan menghindari stress. Rujuk ke Psikiatri untuk saran penatalaksanaan keadaan agitasi.


Medikasi
Berikan medikasi antipsikotik yang dimulai dengan  dosis rendah dan ditingkatkan secara bertahap ( misalnya Haloperidol 3 x 2-5 mg sehari atau Chlorpromazine 3x 100-200 mg sehari). Dosis harus serendah mungkin untuk menghilangkan gejala walaupun beberapa pasien membutuhkan dosis yang lebih tinggi.
Bagi pasien yang tidak patuh makan obat secara teratur, dapat diberikan antipsikotik depot misalnya Haloperidoldekanoat atau Modecate yang diberikan 1 X sebulan secara i.m.
Beritahu keluarga bahwa medikasi yang kontinu akan mengurangi resiko kekambuhan. Pada umumnya antipsikotik harus dilanjutkan sekurang – kurangnya 3 bulan sesudah suatu episode pertama penyakitnya dan lebih lama sesudah episode berikutnya. Beberapa pasien mungkin perlu minum obat jangka panjang, bahkan seumur hidup.
Beritahu pasien dan keluarga tentang kemungkinan efek samping obat.

Konsultasi ke spesialis  :
Jika fasilitas tersedia, pertimbangkan untuk konsultasi bagi semua kasus baru dengan gangguan psikotik untuk memastikan diagnosis dan terapi yang sesuai.
Terdapat depresi  atau mania dengan gangguan psikotik, yang mungkin membutuhkan terapi lain.
Pertimbangkan konsultasi untuk kasus dengan efek samping motorik yang berat.

 

Sumber : ( Buku Pedoman Pelayanan Kesehatan Jiwa di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dasar Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik, Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan Jiwa Kementrian Kesehatan RI Tahun 2011).

 



 

             

 

Pemerintah Kabupaten Badung
Dinas Kesehatan

UPT. Puskesmas Kuta I

Jl. Raya Kuta No. 117, Badung, Bali, Indonesia
Telp. (0361) 751311
Email: info@puskesmaskutasatu.com