Beranda Tentang Kami Pelayanan Download Hubungi Kami Indonesia English

Oleh:
Ni Made Arni

Editor & Layout:
Tim Web UPT.Puskesmas Kuta I

WASPADA OBAT PALSU!!! c
 

Selasa, 27 September 2016 DiaradAnak Dengan Zinc

Belakangan ini sedang marak berita tentang beredarnya obat2 palsu &  kedaluarsa yg sangat meresahkan  masyarakat. Masih kurangnya pengetahuan masyarakat, terhadap perbedaan obat asli dan palsu, menjadi salah satu penyebab maraknya perdagangan obat palsu dan ilegal.Padahal, jika dikonsumsi terus-menerus, obat palsu sangat membahayakan kesehatan

Apa itu obat palsu ?


Obat yang termasuk golongan obat palsu adalah :
  • Obat yg dibuat dengan bentuk dan kemasan sama seperti obat asli, tetapi tidak mengandung bahan  berkhasiat.
  • Obat yg dibuat menyerupai obat asli tetapi mengandung bahan berkhasiat yg berbeda.
  • Obat yg mengandung bahan berkhasiat yg benar ataupun yg  dibawah standar, diproduksi, dikemas dan diberi  LABEL  yg SAMA seperti produk aslinya, tetapi bukan dibuat oleh Produsen aslinya.

Beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari obat palsu:

1. Kondisi pasien tidak membaik
2. Kondisi pasien bertambah parah
3. bahkan bisa berakibat fatal seperti menyebabkan kematian.
4. Biaya pengobatan menjadi lebih tinggi, karena timbul komplikasi penyakit  dan masa terapi
     yg lebih lama.

Pemalsuan obat dapat terjadi pada semua jenis obat, seperti pada pereda rasa nyeri, antibiotik, obat disfungsi ereksi dan obat pelangsing.

Obat palsu secara kasat mata memang sangat sulit dibedakan dengan obat yang asli. Obat palsu memiliki bentuk, warna, dan kemasan yang mirip dengan bentuk aslinya. Hanya pengujian laboratorium yang dapat membedakan di antara keduanya.. Namun, bukan berarti masyarakat tidak dapat menghindar dari obat palsu

BPOM mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati dalam membeli obat.

Berikut beberapa tips yang diberikan oleh BPOM sebagai upaya untuk menghindari obat palsu.

  • Belilah obat di tempat penjualan resmi. Untuk obat keras selalu beli di apotek dengan menggunakan resep dokter. Lihat pula label yang tercantum pada kemasan obat seperti nomor izin edar, nama obat dan alamat produsen serta tanggal kadaluarsa produk.
  • Obat palsu biasanya harganya lebih murah dari pada obat aslinya, oleh karena itu jangan mudah tergiur oleh harga murah

OBAT  PALSU dan  OBAT  ILLEGAL ( obat tanpa izin edar ) sering ditemukan di :

  • Dagang pakai gerobak di pasar atau di pinggir jalan
  • Penjualan Freelance  atau perorangan
  • Penjualan lewat internet

 

SUDAH  TAUKAH  ANDA  APA  ITU OBAT  PATEN  &  OBAT  GENERIK  ?

OBAT PATEN


Obat paten (obat inventor), adalah obat yang ditemukan melalui penelitian dan memiliki masa paten selama jangka waktu tertentu. Berdasarkan data yang diperoleh dari suatu perusahaan farmasi yang ada di Indonesia
Pada tahun 2004 baru meluncurkan obat dari senyawa kimia baru yang membutuhkan waktu 10-20 tahun penelitian dengan biaya $ 800 juta. 

Hal inilah yang membuat harga obat paten sangat mahal,  belum ditambahkan biaya produksi, pemasaran dan periklanan.

OBAT GENERIK

Obat generik (obat copy/mitu/eks paten/sesuai nama senyawa kimianya), adalah obat paten yang telah habis masa patennya kemudian diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan farmasi bukan pemilik hak paten.    

Di Indonesia obat generik dibagi menjadi 2 macam, yaitu :


1. Obat Generik Berlogo
Obat generik yang dijual memakai nama generik obat sebagai merek dagangnya dan pada kemasan ditandai logo GENERIK.  Contoh amoksisilin, parasetamol, CTM.

2. Obat Generik Bermerek
Obat generik yang dijual dengan nama sesuai keinginan produsennya. Untuk amoksisilin misalnya dijual dengan nama AMOXAN  dll
Obat generik jauh lebih murah karena tidak memerlukan waktu dan biaya penelitian yang banyak, namun memiliki indikasi yang sama dengan obat paten.

Janganlah ragu menggunakan obat generik

 

Sumber :
DIT. BINA FARMASI KOMUNITAS & KLINIK  DITJEN BINFAR DAN ALKES DEPKES RI  2008

BPOM   Denpasar  2014

 

             

 

Pemerintah Kabupaten Badung
Dinas Kesehatan

UPT. Puskesmas Kuta I

Jl. Raya Kuta No. 117, Badung, Bali, Indonesia
Telp. (0361) 751311
Email: info@puskesmaskutasatu.com